Beranda
It's Me
Awards
Chat Bloofers
Links

Sabtu, 18 November 2017

Teach numbers with writing

Teach numbers with writing

Yup judul itu yang dipersiapkan ummi untuk agenda bermain dan belajar hari ini. Sudah main outdoor, makan, sarapan, mandi trus pakaian si ummi juga sudah selesai beres2 rumah, siapin kudapan tukang dan masak buat lunch. Yoop waktunya bermain dan belajar. Seger dah kalo semua beres

Belajar numbers kali ini pake beras. Gambar pola angkanya setelah dengar penjelasan ummi dan nyontek alur step penulisan per angka. Nagh angka 1 berhasil dibuat. Di ulang-ulang sampai mahir. Masuk angma 2...kepala si bebek (angka dua) aja yang ditulisnya nga diterusin lagi๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜. Lanjut malah asik nimbun numbers carsnya di tumpukan beras.
"Halta kalun miii!!"serunya
Wesss rupanya dia mau main sesuma hati. Mainkan imajinasimu nak

Menit berikut dia asik dengan eksperimennya sendiri. Mulai dari tanam pohon cemara di pot (pakai media mainan shapesnya๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜œ). Trus bercerita tentang panen padi jadi beras yang di angkut pake traktor..ini si bocah nyontek dari kisah di salah satu bukunya. Sampai membangun tiang listrik dari sedotan ๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜œ

MasyaAllah selalu takjub dengan imajinasi dan kreativitas anak-anak. Tadinya mau merealisasikan ide "kreatif" umminya dalam menggambar angka..eee malah si bocah yang nampak lebih kreatif. Sejaman Izz anteng dengan mainanya ini. Alhamdulillah

#day13
#level9
#tantangan10hari
#kuliahbunsayIIP
#thinkcreative
Teach numbers with writing Read More

Jumat, 17 November 2017

Shoot your "target"

Shoot your "target"

Mainan ini pertama kali ditemukan sama si Abi. Pas si bocah lagi demen main teori angin #tsah

Pas si bocah nagih main itu lagi...si ummi memfasilitasi. Lumayan bisa selonjoran...Nagh biar mainnya lebih afdol dan bermanfaat tak siapkan gelas plastik sebagai target. Jadi si tissue di lipit-lipit masukkan ke sedotan. Tiup dan usahakan bisa masuk ke gelas.

Bermain permainan sederhana ini bisa sampai keringatan. Soalnya si Izz sampai pake acara lompat-lompat dan teriak. Memunguti peluru tissuenya yang berserakan dan shoot lagi.

Hasilnya nga ada satupun peluru tissue masuk ke gelas. Semuanya berserakan di sekitar gelas๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„. Nga apa2 ya nak. Ntar kita coba lagi..lebih fokus✌✌

#level9
#tantangan10hari
#kuliahbunsayIIP
#thinkcreative
Shoot your "target" Read More

Kamis, 16 November 2017

Berkomunikasi dengan anakpun ternyata butuh kreatif

Assalamu'alaikum kamis manis. Tetiba si bumil ini kepengen makan ikan cepak plus racca mangga. Ajib. Jam 6 yuk aaa kita bertiga cust ke pasar. Beli seadanya yang diperlukan dan tiba kembali ke rumah untuk start semuanya.

Pertama nyiapin sarapan buat suami. Plus kudapan buat tukang dan tamu kami yang datang kepagian๐Ÿ˜๐Ÿ˜.

Izz anak kami tentunya kalau ada tamu kepo juga. Kali ini dia nga bertanya siapa itu karna mungkin sudah bisa dijawab sendiri kalau mereka teman kantor abinya. Di depan si abi ngobrol dengan tamu, di dapur saya bergulat dengan dapur dan kantongan-kantongan pasar. Saya berusaha mengerahkan ilmu kreatif mana dulu yang wajib dimasak. Mana yang bisa saya kerjakan sembari masak dll. Si Izz teriak-teriak.
"Ini dinocong (dinosaurus) kepala batu HUAAAAAHH"serunya heboh sendiri. Saya mengintip tak ada yang ngasih feed back. Akkh kaum laki-laki kalo ngobrol ternyata lupa alam sekitar juga toh.
"Ini telenodon (ptereunodon..udah cocok belum ya spellingnya. Itu salah satu jenis dinosaurus)
Ini telenodon kan yang cuka makan ikan...seperti tadi kita kan??. Beli ikan di pacang. HUAAAAH" kali ini dia pake gaya mengaum. Tapi sama nga ada balasan wkwkwkw

Akhirnya dia masuk ngambil pen bukunya dan duduk melipir dekat tamu. Duh duh duuuuhh kaum lelaki ini. Beberapa menit dia anteng dengan bukunya..tapi setelah itu dia teriak histeris. Rupanya si Izz menjatuhkan gelasnya dan air beleber di lantai membasahi bukunya dan pennya"
Saya super kaget melihat pemandangan itu. Aduuuh bukunya mahal euuyy. Saya menyelamatkan pennya, si abi mengangkat si bocah.
"Kenapa....(saya baru mau menanyakan kenapa kurang hati-hati bla bla bla dengan sedikit emosi. Tapi terurung karna si abi sudah eksekusi)
"Nga apa-apa, nanti bukunya kita jemur kan..di bawah matahari. Nanti juga kering. Izz kaget ya"
"Pell mii..ummi minta maam (maaf) mii" katanya

Ya Allah Ya Rabbi hampir saja saya tersulut amarah. Hampir saya melukai hatinya.Hanya karna buku yang basah itu harganya mahal dan penuh perjuangan untuk menghadirkannya di mini home library Izz. Ya Allah Ya Rabbi..padahal sebesar apapun uang tak akan ternilai dengan amanah anak yanh diberikan sang Pencipta

"Iya nak..nga apa-apa. Lain kali Izz hati-hati ya. Izz duduk di kursi dulu. Ummi mau pel..licin"
Dan si bocah pun anteng di kursi memperhatikan umminya lalu lalang mengepel

Bahasa komunikasi dengan anak memang kudu dibuat sekreatif juga euy. Supaya nga ada tantrum..perlukaan hati, amarah dan sederajatnya

#day10
#level9
#tantangan10hari
#kuliahbunsayIIP
#thinkcreative
Berkomunikasi dengan anakpun ternyata butuh kreatif Read More

Rabu, 15 November 2017

Kerupuk mie apa si Izz

Si abi tetiba request jalankote a.k pastel. Intip isi kulkas bahannya emang komplit. So yuks dieksekusi, kami eksekusi bertiga tentunya bareng si bocah. Sampai di tahap ngisi adonan. Si bocah udah kapling duluan mesin penggilingnya. Yo wess kata si abi kita kasi waktu buat Izz. Rupanya dia membuat adonan jadi mie.
"Tunggu dulu mii..anteli (antri) dulu. Ingg mau buat mie kan?" katanya
Sepuluh menit berlalu nga ada tanda-tanda usai. Malah makin menikmati. Jadinya saya putuskan lanjut buat jalankote. Mie si izz yang sudah menggunung hasilnya di skip dulu
"Sudah ya..skrng giliran ummi sama abi. Mienya izz sudah banyak"
Si Izz masih komat kamit bernegoisasi dan saya cepat mengambil alih dan mendudukkannya di kursi. Si doi langsung protes๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚
"Giliran ummi kan antri. Kalau mau bantu ummi..boleh"
Hahahah kalimat terakhir ini jadi senjata makan tuan buat saya. Detik berikutnya si bocah turun dari kursi dan gabung bersama kami. Next suasana jadi riuh deh. Belepotan sana sini. Tpi kelar juga menjelang magrib.

Ba'da magrib tugas saya menggoreng si jalankote tak lupa mie buatan si Izz. Abi dapat tugas mandikan Izz, terpaksa jadwal mandi sorenya molor ham segitu. Badannya bau campuran adonan kue dan keringat๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Udah mandi..ganteng. Disuguhi kerupuk mie buatannya sendiri
"Naghh ini kerupuk mie yang izz buat tadi"
"Buatan Ingg kan..pintang (pintar) Ingnya macak kan?"
"Iyah nak..ayok dimakan"
Slamat menikmati nak shaleh

#day9
#level9
#tantangan10hari
#kuliahbunsayIIP
#thinkcreative
Kerupuk mie apa si Izz Read More