Beranda
It's Me
Awards
Chat Bloofers
Links

Jumat, 30 September 2011

Waktu aku dan hatiku bermain hujan^^

Pecahan hujan di jendela kaca bis
Waktu suaramu menghampiri telingaku
Bertutur ketika hujan menyusur


Waktu itu ketika daun daun di sisi jendela menguning

Daun tengah merefleksi bersama sinaran senja
Bersama senja yang bertandang
Aku memburu, nafasku bergegas
Kau berbisik..
Perempatan mendekat katamu...
Aku mengigil...


Aku kumpulkan puing nafas dari tidur di penghujung senja

Pelan kupalingkan wajah
Kaukah yang bertutur??
Ketika hujan menyapa, berguyur??


Dan, bumi waktu senja terasa sejarah

Sayup tertiup hujan yang mengugur

Kucari peta katamu

dan hilang...

Padahal, aku rindu dengan sepasang gemintang

Yang mengkristal di kedua bola matamu



Lalu, aroma senja mendarat di celah bis

Memetik rindu saat kulepas yang pergi dan datang

Padahal, aku masih ingin mengasah hujan sepanjang perjalanan

Biar semakin basah

Agar bis tak melangkah ke perempatan



Apakah ia terobsesi dengan pengembaraan tetes hujan??
Membalut sesembahan rindu tak terjawab
Apakah mungkin ia mentari yang terik
Mungkinkah ia sabit yang melengkung bak senyum
Ataukah dia bintang yang memberi suluh
Atau hanya nyalaan yang bergerak bersama takdir???


Waktu aku dan hatiku bermain hujan^^ Read More

Rabu, 28 September 2011

Mari mengenal The end the can't

Namanya Enrekang, salah satu Kabupaten di Propinsi Sulawesi Selatan. Wilayah yang berbatasan langsung dengan kota Sidenreng Rappang dan Tanah Toraja. Enrekang, kalau ditafsirkan dalam bahasa Bugis, maka artinya adalah daerah di ketinggian. Dan memang benar, Enrekang berada di daerah tinggi dengan hawa yang sejuk^^. Kalo kata kakek, dulu wilayah ini dinamakan 'Massenrenpulu' yang artinya meminggir gunung atau menyusur gunung. Dan memang benar, sejauh mata memandang, jika kita sudah memasuki gerbang kota Enrekang, maka panorama pengunungan tidak akan behenti kita dinikmati sampai gerbang 'selamat jalan'. 

Enrekang ini, terdiri dari gunung-gunung dan bukit-bukit yang sambung menyambung, banyak cerita kuno yang telah kudengar terkait dengan legenda daerah ini. Dan aku merindukan daerah ini,.selain karena ada orang yang berlabel 'Bapak dan Ibu' menetap di sana, aku juga menyukai pemandangan daerah itu. sangat mempesona^^

Ayooo kenalan lebih dalam dengan tanah Enrekang....

 ni panorama villa Bambapuang, posisinya persis berhadapan dengan gunung nona^^

Nah ini gunung nona^^
konon, gunung ini adalah jelmaan dari seorang putri raja yang hendak melarikan diri dari pertunangannya dengan pangeran karena ia mencintai prajurit kerjaan

 makam batu di Goa Tontonan

 Tebing Tontonan (tebing mandu) 
Pengibaran bendera ukuran jumbo 21x12 meter pernah dilakukan disini
17 agustus 2009

 Celah Tebing...
Tebing sebelah kanan digunakan sebagai kuburan batu
dibawah kaki tebing ada sungai dan tumbuhan palawija

Villa Bambapuang dengan multifungsi... 

 Selain tempat makan, nongkrong, nginap bla..bla..
Villa bambapuang juga menyediakan tempat spa^^
 Ini kunamakan gunung berundak undak, sekilas mirip unta
Letaknya berdekatan dengan tebing Mandu

 Nah,,,Enrekang benar benar hijauuuuu kan...^^

 Kawasan perkebunan mendominasi wilayah dataran tinggi Enrekang,
wajar kalu hasil pertanian disini 'jempolan'

 Jembatan sungai mata Allo (matahari) sungai yang mengalir sepanjang Enrekang
jembatan ini adalah salah satu jalan ke gunung harimau
 Enrekang dilihat dari ketinggian gunung harimau^^

 Dulu aku berpikir, kalo cuma ada Enrekang di dunia ini...
sejauh mata memandang, gunung mendominasi sekat 'ruang kota enrekang'
lebayyyyyyyyyyy hihihi^^

 Parombean...
Kampung kecil di ujung Enrekang, terkenal dengan pemandangannya yang asri

 Namanya juga dataran tinggi...^^ckckckck

Itu daerahku...mana daerahmu???^_^

Masih banyak daerah yang belum terjamah olehku di Enrekang, masih banyak daerah yang luar biasa yang tidak kubeberkan disini...yang pastinya membuat orang kagum dengan tanah Enrekang. ^_^
Mari mengenal The end the can't Read More

Senin, 26 September 2011

Rise of the Planet of the Apes

Pertama kali liat trailer film ini di HBO, pas googling ternyata sekuelnya sudah di buat tahun 2001 kemarin dengan judul yang hampir sama Planet of the Apes. Di tahun 2011, akhirnya rilis kembali di tangan sutradara Ripper Wyatt (baca namanya jadi ingat Rupert Grint^^), sekuel kali ini diberi judul Rise of the Planet of the Apes.,judulnya bikin lidah cenat cenut^^. Film ini masuk ke jajaran box office Amerika, walaupun film ini nda sepenuhnya masuk ke jajaran film wajib nonton 2011, tapi penggemar sekuel novel "La Planete des singes (Monkey Planet or Planet of the Apes"1963, dan mulai tahun 1968 berbagai sekuel dan game telah dibuat berdasarkan bahan baku dari cerita karya novelis Pierre Boulle, pastinya sudah menunggu kehadirannya.^^
La Planete des singes karya Pierre Boulle

judulnya bener2 bikin lidah wara wiri^^

Film ini menceritakan tentang Will (James Franco) seorang ilmuwan muda yang hidup bersama Ayahnya yang menderita Alzeimer, Charles Rodman(John Litghgow). Opening film dibuka dengan keadaan hutan belantara yang dipenuhi para makhluk primata,kemudian beralih slide ke perusahaan tempat will bekerja di Gen-Sys. 15 menit pertama film ini berflot mengharu biru, Dari ilustrasi simpanse yang dijadikan bahan percobaan dan berakhir tragis, dan ternyata dia mengandung seorang anak. Tragedi itu akhirnya membuat Will memilih merawat Caesar (babi simpanse). Kehadiran Caesar di rumah, ternyata membuat Ayah Will terhibur, ditambah lagi diperkembangan usianya ternyata serum ALZ12 memberikan efek pada Caesar, hal ini yang membuat Will yakin memberikan serum yang sama ke Charles. Dan hasil yang diberikan sangat memuaskan, Charles yang hobby main piano, lebih sering memainkan pianonya lagi, tanpa harus lupa not lagu.

Caesar saat masih imut2^^

Di usia 3 tahun, Caesar memperlihatkan perkembangan pertumbuhan yang sangat menakjubkan...Caesar memahami percakapan manusia, dan menyelesaikan permainan yang rumit seperti 'menara lukas' dengan berbagai trik yang hebat, Caesar bisa melafalkan lebih dari 24 kata. Beranjak usia 8 tahun, Caesar tumbuh lebih besar, lebih besar dari badan Will. Saat itu, Will telah menikah dengan seorang dokter hewan Caroline (Freida Pinto) yang ditemuinya di Rumah Sakit saat Caesar terluka. Mereka kerap bermain di luar rumah bertiga. 5 tahun berlalu, membuat efek serum pada Charles mengalami penurunan, Charles kembali menderita Alzeimer, formula ALZ 112 tidak mampan lagi untuk tubuhnya. 

Berawal ketika  Charles Rodman, Ayah Will ditinggal sendiri di rumah dan berniat menyetir, dia tanpa sengaja masuk ke mobil tetangga dan mengemudi dengan 'hamburadul'^^. Caesar yang kebetulan menengok dari jendela kamarnya di loteng, sangat marah melihat Rodman dimarahi tetangganya. Ujung peristiwa itu, mengharuskan Caesar diungsikan ke tempat pengasingan simpanse. Merasa tidak betah dengan habitat barunya, Caesar akhirnya memikirkan berbagai cara untuk keluar dari tempat itu. Di saat bersamaan, Will mencobakan formula serum yang baru, ALZ 13. 

Klimaks cerita berawal dari Caesar yang berhasil meloloskan diri dan mencuri formula ALZ 13 dari rumah  Will dan membuat kekacauan di lokasi sel simpanse. Slide film selanjutnya menuturkan bagaimana Caesar memimpin pasukan 'simpanse' menuju Gen sys untuk melakukan aksi protes. Akibat ulahnya itu, Caesar menjadi 'buronan' dan menjadi ikon 'wajib tangkap'. 

Ending cerita berakhir di hutan belantara, ketika Will mengejar Caesar dan mengajaknnya pulang. Scene ini termasuk favoritku. Ketika untuk kedua kalinya mataku berkaca2 melihat aksi (Andy serkis) di balik topeng Caesar
Scene ini bikin mataku berkaca2
Will Rodman: I'll take you home.
Caesar: [slowly] Caesar *is* home
Ada lagi!!Ada lagi!!
Ini percakapan antara Caesar dan Maurice sambil menonton teman mereka bermain^^
Caesar: [to Maurice in sign language] Ape alone... weak. Apes together strong.
Maurice: [to Caesar in sign language as they observe their fellow captive apes] Apes stupid.
saya langsung ngakak di TO..saya langsung meng'favorit'kan si Maurice^^
Maurice yang sebelah kanan, tokoh terlucu dan teraneh diantara para simpanse
Nih...salah satu ekspresi Andy di belakang layar

Yang belum kenal Om Andy serkis, nih orangnya^^ mirip???

Film ini menang di karakter Caesar yang dimainkan oleh Andy serkis, walaupun bekerja di belakang layar, Andy serkis sukses membuat 'mimik' caesar hidup. Sebelumnya Andy, tlah mengantongi penggambaran pahatan wajah yang 'profesional' menurutku. Beberapa perannya yang menonjol sebagai subject of motion capture to animate adalah di sekuel The Lord of The Ring (Gollum The Hobbit), dan memainkan karakter  king kong di The KingKong. 

Tom Felton, Freida Pinto dan James Franco^^


Film ini mengantongi beberapa nama yang cukup populer di media perfilman. Tokoh Will Rodman yang diperankan oleh aktor James Franco yang melijit di perannya sebagai Harry sahabat spider man dan terakhir memainkan peran Aron dalam 127 hours. Yang terlihat agak klise  adalah peran yang dimainkan Freida Pinto sebagai istri Will (Caroline Aranha), wanita yang lemah lembut dan selalu ada layaknya penasehat buat Will, karakter yang sama dimainkan saat ia bermain sebagai 'Latika" di Slumdog milionaire. Begitu juga peran antagonis yang dipercayakan kepada Tom Felton, sebagai Dodge Landon seorang petugas penjaga 'sel simpanse', aksinya disini tak jauh beda dengan perannya sebagai Draco Malfoy di Harry Potter.

Hal penting yang layang diperhatikan tentang film ini adalah:
Apakah kasih sayang dan cinta itu hanya milik manusia???
Caesar mengajarkan kita tentang bagaimana menjadi leader yang baik (dia belajar beradaptasi, menganalisa sampai menemukan trik sebagai solusinya). terlihat di klimak cerita yang diperlihatkan dalam aksi protes Caesar di Golden Gate Bridge San Fransisco
Kita harusnya mengetahui bahwa betapa hewanpun butuh perlindungan dan hak
Anyway,,,karena aku sudah nonton ni film, akhirnya aku ngasih poin 6 dari skala 1-10 untuk film ini,...Tapi aku sangat suka dengan karakter si Maurice...hihihi jadi ingat temanku si Mauris^^







Rise of the Planet of the Apes Read More

Sabtu, 24 September 2011

kisah sabtu malam

Pukul 21.00, aku bangun dari tidur 'sekilas', menurutku 15 menit yang lalu aku tertidur dalam 'hipnotis' sendiri. Beberapa menit, aku tersadar..ola la..la ini hari Sabtu rupanya, ini Sabtu malam!!hihih, malam dimana personil kosan akan tereliminasi satu persatu, ya khususnya jam2 segini. Aku senyam senyum buka pintu kamar, saat salah seorang tetangga kamar mengetuk pintu, rupanya dia mau nitip kunci kamarnya. 
"Ty, kakak titip kunci kamar y, jam 11 mungkin baru pulang, nda tidur cepat kan?"
aku cuma mengangguk pelan sambil kucek kucek mata

Menit berikutnya aku berjalan ke kamar mandi, sengaja basuh muka trus mulai menghitung lampu kamar yang nyala. Biasanya malam2 begini pintu kamar pada terbuka lebar, cewek cewek penghuni kosan pada teriak sadis,  kayak buka lapak karaoke manual, ato ruang sinema manual, ato ruang ngerumpi heboh. Ini jadi sepi...ya ya maklumlah sabtu malam^^

Sampe depan kamar, adek kosan ikutan nitip kunci kamar
"kak, aku juga ya..dah" sahutnya sambil mengedipkan matanya sebelah
iiihhhhh ganjen^^

Jam dinding smile di kamarku menunjukkan pukul 21.12. Tanpa pikir panjang, aku on kan si Winslot (baca lappy). Sambil nunggu koneksi, si Imah ikutan masuk ke kamar, letakkan kunci kamarnya trus senyum tipis penuh arti ke saya. Hmmm...komplit sudah anggota yang tereliminasi, tinggal aku dan si Salma anak Manajemen 06. Iseng2 aku bawa si Winslot ke kamarnya. Rupanya si Salma lagi trima telpon, aku masuk dan duduk di depan meja belajarnya sambil chatting.

"Nda keluar Ty??"tanya Salma di sela2 telponnya
"Nda" jawabku singkat, mulutku penuh dengan remah2 kue kering, mataku konsen ke box chat...ngajak seseorang nulis...ngajak seseorang posting sesuatu ke blog.
agak bingung milih tema apa, tapi berkat pertanyaan Salma tadi, akhirnya aku nulis juga...ya nulis tentang Sabtu malam

Kisah sabtu malam di kosan putri. ada banyak cerita lucu disini, tapi malam ini aku berbagi tentang kebiasaan mereka di Sabtu malam^^. Sedikit berbagi tentang para penghuni kosan kepada kalian...cekidot@#%&*(*
KITA KENALAN TOKOH DULU YA....
Kk Husna, mahasiswa teknik pertanian angkatan 2005, lagi sibuk sibuknya dengan penelitian eksperimennya tentang serat kelapa yang entah mau diapakan, kamarnya penuh dengan bau kelapa muda, hampir tiap minggu Kk beli sari kelapa dan melarang kami mencicipinya. Kk Husna mendapat julukan "yuni sara' karena pacarnya lebih muda 2 tahun, hihih...tapi salut buat kelihaiannya di dapur...dia guru masakku^^

Kk Nana, bongsor, kriting, putih, dengan suara super duper imut. Kakak yang satu ini sangaaatttt perhatian, ngeluh sedikit saja, pasti dia bertanya "kenapa dek??ada tugasmu??". Kak Nana, punya hobby ngemil sama denganku, tapi bedanya berat badannya Kak Nana gampang naik, sementara aku nda...mau bagi resep Kak???
Tima, anak administrasi negara. Ngomongin postur tubuh, dia samalah dengan Kak Nana..cuma Tima lebih tinggi, jadi kelihatan lebih mantap. Nagh, cewek bersuara basoka ini, kadang ngeluh tentang pacarnya yang nda romantis atau apalah..mereka kabarnya kerap bermalam minggu dengan motor masing2. "Kak A itu nda romantis, masa kita pergi kencan harus pake motor masing2, payah" begitu komentarnya...ckckck tima,..tima..

Yani, mahasiswa geofisika dengan body mantap berbehel. Anaknya rame dan doyan ketawa ketiwi. Si teman cowoknya kebetulan seniorku di Himpunan Mahasiswa Masenrenpulu. Waktu pertama kali jadian, dia mengenalkannya pada kami para penghuni kosan dengan senyum malu2. Aku cuma duduk santai dan melambaikan tangan, si laki2 agak kaget melihat saya, tebakanku di pikirannya tertulis tinta besar begini "wah si uty satu kosan toh sama Yani, harus jaim dong nih". Dan karena kebetulan aku ngintip isi kepalanya, aku iseng jawab "makanya nda usah pacaran mas, wong kalo jodoh nda bakal lari kemana". 

Kak Yaya, mahasiswa profesi coass kedokteran. Bukannya diajak kencan keluar kosan, tapi pasangan ini kerap menghabiskan Sabtu malamnya di teras, hihih...kadang juga aku dilibatkan, kadang kami berbicara hal yang umum, sharing bla bla...tapi sampai sekarang aku tak tau nama si Kk cowok, aku taunya dia mahasiswa S2 FKM..heheh maap kanda kanda...lain kali aku tanya nama deh, tapi malam ini si Kk FKM absen nongol, Kk Yayanya juga nda ada di kosan sih.

Ani, ngambil jurusan Ilmu Tanah
Ngambil jurusan ilmu tanah, kamarnya penuh dengan berbagai jenis tanah. Kamarnya Ani juga yang paling kotor, saya kadang bertanduk kalo si Ani dengan sembrononya masukkan sekantung tanah ke dalam rumah. ola la...gileeee, belum lagi kalo ada pupuk kandung, memangnya kosan kandang kambing,..hihih. Kisahnya lumayan nyentil rasa,..perjuangan si cowok buat dapetin lamaaa bnget, menurut isu yang beredar sih, katanya sejak mereka alumni dari SMAnya, dan beberapa minggu lalu mereka akhirnya berpacaran...Yaaaa Ani^^

Nuril, cewek ANTEK di kosan, suaranya imut... saking imutnya, teman2ku yang pernah berkunjung ke kosan pernah bertanya 'Disini, ada keluarga yang kosan,udah berapa tahun anaknya??" ola la la...Teman2 itu anak sini, kosan disini juga, suaranya memang begitu, mungkin waktu dilahirkan ibunya langsung operasi pita suara kali...
 joging ria ke 'kampung anyaman'
joging ria keliling UNHAS^^
beli perlengkapan bulanan,konvoi satu belanjaan...seruuu!!

Pukul 21.50, aku lirik Salma. si Salma asik nonton TV,. nagh dia gadis imut yang punya kesamaan dengan saya, kami tidak pacaran alias kalo orang2 ato masyarakat umum memanggilnya 'jomblo'
BAGAIMANA RASANYA jadi jomblo???
aku dengan bangga mengatakan MANTAP...
KENAPA MANTAP???
Jomblo mengajarkan betapa pentingnya silaruhrahmi, mengenal banyak orang bukan hanya menghabiskan dan mengenal karakter 'seorang' dalam kurun waktu lama
Jomblo mengajarkan mengenal dunia dan isinya karena kamu akan bebas berkreasi dengan diri dan orang lain tanpa ada orang yang berani mendiktemu, tentunya dengan restu ortu dalam beraktivitas
Jomblo mengajarkan lika liku hidup mandiri, tanpa harus ada orang yang menemanimu bermanja ria, tanpa harus ada orang yang kau bebankan sgala apa yang menjadi kewajibanmu
Jomblo mengajarkan bahwa betapa indahnya sebuah hubungan yang halal yang Insya Allah dikaruniakan Allah pada setiap hambanya
Jomblo mengajarkan mencintai Islam dan Pemilik Jagad
Jomblo berarti kamu adalah kamu, kamu miliknya kamu dan sang Pencipta....
eh nambah lagi..jomblo berarti, setelah mereka datang dari masa eliminasi sabtu malam, aku akan dapat banyak buah tangan, dari martabak, gorengan bla bla...betapa nikmatnya alam "jomblo' teman2..^_^

Salma dan aku bangga menyebut diri kami Jomblo, karena Jomblo berarti derajat kreativitas kami lebih tinggi dari mereka, independensi kami lebih diakui dari mereka...heheh. ini ceritaku, mana ceritamu....^_^


sendiri tak mengajarkan sepi, jika kau mau membawa recorder ke palung hati,..

orang mungkin berpikir, mereka yang menganut kesendirian...adalah layaknya perempuan karang yang bergeming saat laut pasang, orang-orang yang bercita menerawang ke kehidupan jauh, menembus labirin buram, tabir waktu yang perlahan diluruhkannya. Ketika kesendirian menjadi label rana diri, semuanya bukan berarti bersekat tak terbuka tetapi lebih daripada celoteh dunia dalam berita...mereka sungguh terbuka, mereka memiliki senyum yang ceria

Tuhan punya janji, untuk kita para anak Adam, 
Mari belajar merayuNya..
sekiranya asa kita sejalan dengan skenarionya^^

NB:ternyata menulis tak bisa dipatok waktunya, lomba posting malam ini gagal...nda ada pemenanngnya^^


kisah sabtu malam Read More

Senin, 19 September 2011

Aku vs Di bawah lindungan Ka'bah

19 September 2011...aku dibangunkan ketukan pintu bapak kost,uring2an aku sabet kerudung dan rok lalu membuka pintu kamar
"Kenapa kek?"

"Kemarin, kunci kamar sebelah di taroh dimana?"
"Disimpan Kak Awal"
Kakek mangut2 kemudian berlalu.ALAMAAAAAAAAAAAKKK NDA PENTING SANGAD!!!pagi2 begini  kedar kedor pintu cuma nanyain kunci kamar. PLETAK!!

Kembali tekan kontrak dengan pulau kapuk, ya sejamlah sebelum beraktivitas. Belum 2 menit berbaring, tiba -tiba munchuwasho munchowasho...sms masuk
"Kenapa kemarin nda datang??" SMS dari seorang sahabat,..WUALAAH saya lupa menepati janji. Kemarin aku ada janji buat benerin printer teman yang saat ini lagi kasak kusuk nulis skripsinya. Tapi aku nda nongol di rumahnya, segera kuketik balasan buat pesan penting ini
"maaf sista,..adekq pulng ke Timika kemarin,jadi aku temu kangennya lama:-(, hari ini saja ya...yah...maap maap" klik tombol send...tapi, ola la la pending trus. cek pulsa, eeeehh tinggal Rp 50. Apes!!

Akhirnya jam 8 beres2 diri buat siap2 kampus.sekitaran jam 9 lewat aku wara wiri dengan pedenya di koridor fakultas, tiba2 ada yang panggil "Astuti alawiah!!" aku balik, cuma 1 orang yang biasa panggil aku dengan sebutan itu..benar...dia temanku, teman yang sudah kirim sms pagi2 ke Hpku.


"Eh ngapain disini"tanyaku tanpa kesan bersalah, aku sudah lupa dengan sms pagi tadi
"Ngana tara balas kita pe sms dank, janji palsu saja...kong ngana tara muncul di kita pe rumah"cos cos cos cos..kalimat itu langsung meluncur damai dari bibirnya. aku kaget!! iya ya,..lupa. Aku pasang aksi imut, mau melancarkan pembelaan diri, tiba-tiba Om Sam (baca handphone samsungq) berdering lagi. Dari Papa...
"Halo Assalamu'alaikum pa...iya..iya, ini di kampus bla bla bla"sambil jalan menjauh dari tempat nangkringnya si cewek berwajah manyun, alias sahabatku^^

Selesai ngobrol dengan papa via telpon, aku kembali duduk manis disampingnya. Tapi dianya duluan angkat tas dan ngacir ke lantai 4, "saya duluan, mau asistensi dulu!!"ujarnya mantap dengan wajah kecewa. hiks....


Padahal aku baru mau merangkai kalimat sebagai alasan, aku baru mau bilang kemarin itu air di kosan ngadat, kemarin itu aku harus temani tima yang sudah aku anggap adik sendiri karena dia bakal pulang ke Timika, nda  tau kapan ketemu lagi, aku baru mau bilang kalo kemarin ada acara dadakan dengan HIKMA (himpunan keluarga masenrenpulu)bla bla, berharap ianya mau mafhum,tapi aku ditinggalkan sebatang kara. Ngekor di belakangnya sambil berkicau riang, tanya sana sini seputar skripsinya, dianya diam saja. Sampe depan akademik, saya tawarkan bantuan buat baca skripsinya sbelum asistensi, eh nda di gubris....Dalam artian, aku tak dianggap...sedihnyaaaa:-(

3 jam di kampus urus ini itu, tak ada sapa dan tanya dari dia. Akhirnya aku undur diri, niat ke Mtoz buat hibur diri. Masuk di Graha Media, nda ada buku baru, masuk ke TO cek film, nda ada film ciamik, tapi mataku tertuju pada film di studio 4. Di bawah Lindungan Ka'bah, aku pernah nonton trailernya,aku pernah dengar opini dari orang2 yang sudah nonton. Dan ada satu komentar yang menurutku ekstream "nda usah nonton, filmnya mirip sinetron nda mendidik" begitu komentar salah satu temanku yg kuliah di FISIP. Tapi salah satu orang yang kukagumi pernah bilang gini "Saya teringat istriku, ibu Ainun saat menonton film ini", kemudian terngiang lagi suara temanku yang baru saja menikah minggu lalu,kemarin ia menelpon dan berkata "ceritanya seru,walaupun nda happy ending"
bukunya om Buya Hamka ni dari Minang^^
Dulu jaman aku masih SMP, aku kerap melihat novel ini di meja kerja ibu, bertumpuk2 dengan buku2 karya Chairil Anwar, roman2 berbau tinta tempo dulue. Tapi nda pernah aku mengintip isi dalamnya, hanya sekedar tau kalo novel ini adalah karya seorang penulis hebat dari tanah minang, Buya Hamka. Dan sekarang aku tengah duduk manis di TO, kursi B no 10 buat nunggu cerita itu digubah menjadi potongan slide karya mas   Hanny R. Saputra

lounchingnya 25 august...wuih aku telat bgt ngintip di TO^^

speda zaenah
speda Uty, lebih keren punyaku kan??...^_^
Film ini mengambil setting di Padang dan Mekah tahun 1919-1939, menceritakan tentang kisah romeo n juliet edisi ranah minang, Hamid (Herjunot Ali) dan Zaenab (Claudia Cintya Bella). Film yang mengajarkan tentang keikhlasan dalam menjalani hidup, tentang cinta bukanlah segalanya, tentang hubungan ibu dan anak yang begitu indah. Tapi jujur, selama menonton aku terpikat dengan akting Hamid saat melepas kepergian ibunya, cerita ini lebih tersorot pada kasih sayang ibu ketimbang kisah religiusnya, bahkan saya hampir lupa kalo ada kisah antara Hamid dan Zaenab. 

Beberapa point yang membuat mata saya terganggu saat menyimak film ini adalah: Kesan promo iklan terlihat jelas di film ini, ujungnya kesan kuno dan lampau dari film jadi hilang. Sejak di awal film, kotak cerutu sudah muncul di tengah perbendaharaan percakapan, yang isinya ternyata bukan cerutu tapi chocolatos..WOW di tahun 1919 sudah ada ya yg kayak gituan??tambah lagi ada adengan Hamid membeli kacang dan mengatakan 'Kacang Garuda, duo" dan belakangan muncul bungkus kacang garuda yang sama dengan sekarang cuma ejaannya ditulis 'Garuda Katjang Koelit' wkwkwk tawaku langsung meledak, orang2 yang duduk di dekat pada menoleh...Belum lagi obat nyamuk yang dibakar diatas bungkus Baygon persis yang masa kini. Ada yang lebih fatal, entah bagamana penggambaran dalam novel, tapi ada adengan dimana Hamid harus melakukan bantuan nafas, resusitasi mouth to mouth ventilation, aku kali ini cuma senyam senyum, bukannya ini bercrita tentang tahun 1919 dimana pemberian ventilasi pernafasan semacam ini belum ada, seingatku teknik ini populer di era perang dunia, kenapa di Indonesia sudah bisa mempraktekkannya, di desa pula, heran saya...^^. 


Yang membuat saya terkesima dengan film ini adalah latar pagar rumah Zaenab yang kerap dijadikan tempat percakapan rahasia antara Hamid dan Zaenab, akting dari Junot sendiri dengan ibunya..kisah ibu dan anak itu kuakui mengundang air mataku. Saya jadi malu dengan penonton TO, apalagi saya sampe mengeluarkan bunyi isak...Oh God^^

Akhirnya pemirsa, mungkin hampir 10 kali aku harus tanggalkan kacamata saat menonton, masalahnya ni air mata keluar2 tanpa permisi. Nah setelah fim selesai, saya langsung ngacir keluar, takut diliat matanya sembab..hihi


Ada beberapa best quote yang aku ingat di adengan film ni:
Ketika Hamid diasingkan keluar desa dan kembali sejenak saat pemakaman ayah Zaenab. ada percakapan tetuah agama dengan Hamid di pelataran mesjid
Syeh: Aku ingin bertanya sesuatu, Hamid...apakah kau mencintai Zaenab?
Hamid:Syeh...Saya hanya bisa mengatakan apa yang saya rasakan kepada Zaenab terlalu besar jika dibandingkan dengan kesedihan ketika sayadi usir dan meninggalkan desa ini
di ending cerita, Hamid dan Zaenab saling berkirim surat...suratnya panjang,..memoriku nda cukup merekamnya,yang pastinya ada kalimat yang mengatakan."biarlah surat ini mengikuti takdirnya" hmmm

Anyway...trimakasih untuk hari mewek ini,...trimakasih untuk cuek cueknya para sahabatku hari ini. Malam ini kayaknya aku harus introspeksi diri..Kalo sedang berjanji, harus diingat dan ditepati,.Tuhan, smoga aku ingat!!amien. Dan ketika bangun bsok, brangkat kampus,bukan wajah tertekuk lagi yang aku nikmati, tapi senyum dari mereka yang kusebut teman, sahabat...
NB:Filmnya rada nda nyambung, tapi setidaknya aku sedikit terhibut dan lupa dengan kejadian bersama sahabat2ku^^, smoga bsok baikan..



Aku vs Di bawah lindungan Ka'bah Read More

Minggu, 18 September 2011

waktu cinta mengenal aku...^_^

apa kata dunia tentang cinta???dia teduh di senja??
Pagi....
Dimana cinta terbangun dari kelambu lelap, yang sedari tadi tertidur berteman mimpi. Tiba-tiba tersingkap dengan jelujur celah mentari, pelan menelisik celah jendela. Dia datang dengan perlahan namun tak bersuara, sudikah kiranya sang pemilik kamar menyibak kain jendelanya hanya sekedar memberi kabar padanya bahwa tidurnya semalam sangat nyaman, atau sekedar menikmati pahatan wajahnya yang gemuruh tapi merindukan...


Siang....
Ketika cinta bergumam pilu, mengendap-endap di bilik hati. Mungkin ia ingin mengetuk pintu dan meminta ijin sang pemilik hati untuk masuk, tapi iapun malu jika sang empunya bilik enggan membukanya atau setidaknya berbasa basi dengan minuman dingin ketika dia bertamu di siang hari saat terik bersekongkol dengan mentari.

Sore...
Waktu itu, terbilang lama aku membungkam kata pamungkas untuk kukirimkan padamu. Aku tak henti berpuisi tentang eloknya sang senja, yang datang serupa jingga dari bilik megah. Sesuatu yang menjanggal makin mendera

Malam....
Dan akhirnya hatiku benar-benar ingin meloncat, ingin mengabarkan pada jantung dan paru-paruku. Hai jantung berpaculah ritmemu untuk menyemangatiku, hai paru..kembangkan oksigenmu untuk menyokongku. 

Dan akhirnya,...
Kudatangi kau, ketika sabit bersinar malu-malu di langit malam. Dan kupandangi wajahmu menyembul di balik pintu rumah. Matamu, hidungmu, wajahmu dan akhirnya kau mulai menyapa.... Yang membuat diriku selama ini canggung. Aku bilang "diam, jangan bicara" tapi aku yakin bahasa tubuhku cukup mewakili kalimat bahwa aku sangat canggung malam itu. "Hentikan kekonyolanmu"hardikku...
Tiga malam di rumahmu secara berturut-turut menggengam buku yang sama, tapi niatku untuk menggenggam hatimu. Tiga malam di rumahmu secara berturut-turut mengenalku pada ayah bundamu. Wahai gadis..."Apa yang ada didirimu, sedemikian rupa membuat hatiku ingin runtuh melewati segenap saluran pencernaanku"

Waktu itu aku masih berseragam putih biru, saat 7 purnama terlewati dengan galau menghalau...Mungkin saja kau lupa, tentang puisi yang kerap kuselipkan di bibir laci mejamu, sbuah janji yang pelan kukumandangkan dari nuraniku...Dan akhirnya bukan 7 purnama lagi, tapi hingga aku menyandang kata mahasiswa..tak ada yang bisa kujanjikan untukmu gadis...
Aku malu...

Petang di bangku kuliah...
Aku tahu itu namanya cinta pertama, hal menggila, sulit untuk terdefenisikan...namun aku bahagia..., aku tahu itu ada di awal petualanganku...mungkin untuk amunisi mencari calon istriku, calon ibu untuk anak-anakku. Untuk si gadis yang mengikis lubang rindu di hati, aku tak bertemu denganmu hingga aku sekarang, tapi untuk pembelajaran hakiki yang mengungah rasa kuucapkan terimakasih...^^



 membentang lautan, menjadikan halal..apa anda tertarik??^^


Kulepas kunang-kunang bersemedi di antara malam
Kunikmati udara yang tengah bertanya pada lintang dan bujur
Apa makna kepastian cuaca hari ini??
Setengahnya pasti atau seluruh meraja??

Cinta masih bertema penuh bercritra
Mengadu pada bayang tiap manusia
Dia terlahir sperti fitrah...

Meski pilu bergumam randu
Tapi mungkin hati bisa terpandu
Mencicipi yang tersendu pun terbilang rayu
Karna ketika ketik cinta bertata
Sepertinya hati akan bersahabat dengan naskah dunia

Jangan bunuh yang tersebab indah
Karena cinta melambung aroma pelangi^^
waktu cinta mengenal aku...^_^ Read More

Jumat, 09 September 2011

???

Mengapa engkau bertanya??
Aku tak dapat menjawab fasih!
Mengapa engkau bertanya?
Padahal tak ada cukup referensi untuk kujawab
Tetapi, ini mungkin berlebihan
Setidaknya kujawab sekenanya
Mewakili atas kewarasanku

Mengapa engkau bertanya?
Padahal diskusi sudah dingin
Mengapa engkau bertanya?
Padahal mentari sudah tinggal sejengkal mendapati senja

Tak perlu saling berkomentar
Sejauh ini akulah yang paling cerdas
Aku akan tetap berdiri
Meski kauhadiahkan taring, racun
Atau kiriman guna-guna

Mengapa engkau bertanya?
Padahal aku tak akan berbicara
Tapi, jika engkau berada di ujung kesabaran
Dan inilah jawaban pendekku
Aku ada di atasmu!!
??? Read More

Sabtu, 03 September 2011

Dia...si Alisha^^

Masih menunggu penuh harap di belokan koridor,  mencoba mengadu keberuntungan dengan duduk sabar menyilangkan kedua tangan,menunduk patuh, nanar terbentuk di kelopak mata, sementara cuaca begitu mengundang amarah. Hari ini, surya muncul begitu pongahnya, panas mendiktatori hari, penuh memeluk hingga siang memanjak. Sesekali matanya yang terhias sayu memandang ke persimpangan jalan, berikutnya arah yang tak jelas. Mengintip melingkar harap pada sesuatu yang membuatnya gelisah. Masih sunyi….

Di jalan yang sedari tadi ditancapkan pandangannya, tak ada sesosokpun disana, hanya di arah berlawanan dua mahasiswa tengah bercakap riang, suaranya memecah panasnya hari. Si gadis, Alisha, begitu panggilannya mengeluarkan tissue terakhirnya. Keringat memenuhi lekukan lehernya yang jenjang, sedikit membasahi kerah baju kemejanya yang bercorak ungu pudar. Jam tangannya menunjukkan pukul 13.00 siang,..belum lepas azan dzuhur, dia telah setia mematung di pelataran depan baruga, aula serba guna UNHAS
Siapa Alisha???aku mengenalnya 2 tahun yang lalu,ketika kami tak sengaja berpapasan di gedung baruga A. Pettarani Unhas, aku lupa saat itu ada kegiatan apa? Yang pastinya dia hendak shalat dzuhur tapi stok air di WC baruga lagi ‘kemarau’.Aku mengajaknya mengambil wudhu di rektorat dan menunaikan shalat dzuhur di pelataran farmasi

Aku sibuk bertanya tentang dia diperjalanan kembali menuju baruga, tapi Alisha menjawab sekenanya…hidungku kembang kempis di buatnya..ni orang jaimnya naudzubillah…ckckck. berharap besok2 nda bakal ketemu makhluk spesies kayak dia

Dan memang benar, manusia hanya bisa berencana, berpikir, berharap dan ber-ber lainnya, Sang Pemilik jagadlah yang punya skenario tetap, dan dalam skenarioNya aku ditakdirkan lagi untuk bertemu dengannya. Masih dengan gayanya yang cuek, penampilannya yang tak rapi, terkesan sangad seadanya, matanya yang jarang menyapa mataku, kalimat pembicaraannya yang terbata dan kerap terulang, membuatku agak risih saat berbincang dengannya...

3 bulan perkenalan,kami makin sering ketemu, entah itu cuma duduk2 di kantin kampus sambil bercerita tentang kuliah, teman, rumah, saudara..dan akhirnya aku tau kalau Alisha begitu mencintai keindahan tulisan, sperti aku yang mengagumi rentetan bahasa tulisan yang menggugah.

Dia Alisha, gadis tikus_tinggi kurus komplit dengan kakinya yang jenjang, dan bahunya yang bungkuk...terlihat cara jalannya yang khas. Namanya Alisha, gadis yang belum begitu terjamah dengan senyuman di wajahnya, namanya Alisha,gadis yang membuatku kagum dengan kesederhanaannya...dibalik latar belakangnya yang ternyata AUTIS,..namanya Alisha, gadis yang menyihirku dengan pelukan tangisnya. Alisha...Mujhse Dosti Karoge??^^


TOSSS buat Alisha^^
Mari lompat..ayo..monggo..JIAHHHHHHH^^

sedikit ungkapan untukmu Alisha sayang
yang mengenalmu dengan kisi yang terlampau indah
yang mengajarkan aku tatanan sahabat seapik sebaran gemintang di langit malam
menambahkan selaksa riang di genggamanku
saat kau menyebut namaku dan memanggilku sobat....
Dia...si Alisha^^ Read More