Beranda
It's Me
Awards
Chat Bloofers
Links

Kamis, 25 Oktober 2012

Malino

Akhir pekan ini adalah hari raya Idul adha, Jadinya sebelum berlebaran tidak ada salahnya reunian bareng temen2 buat minta maaf. Eh????^^. Dan jadilah kami iseng mengunjungi “Bogor”nya Makassar. Wilayah yang mungkin terkenal atau tidak terkenal, tergantung individu, jika kamu seorang backpacker maka mungkin saja kamu tahu lokasi, apalagi untuk yang berdomisili di wilayah Makassar. Dan yang belum tahu…nyok kita ta’arufan dengan lokasinya.

Malino adalah kelurahan yang terletak di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. sekitar 90 km dari kota Makassar yang merupakan salah satu objek wisata alam yang menarik. DAerah ini menawarkan pemandangan alam yang 'membetahkan' dan alam yang ' mendamaikan'. So, kalo berkunjung ke Makasasr, mampirlah ke daerah Malino. Malino kota bunga.

Ki-ka atas: Uty, Salma, Imma
Ki-Ka: Ami, Tini, Rina

Ki-ka: Adi, Edi, Agus
Perjalanan kami di mulai sabtu sore, soalnya masih ada beberapa teman yang terkendala aktivitas di hari sabtu. Sesuai kesepakatan, Adi bakal menjemput kami di dua titik, di daerah UNHAS dan A.Pettarani. Tapi karena macet jadinya teman-teman yang sudah nunggu di A. Pettarani bubar jalan.Al hasil Adi harus jemput ke rumah masing-masing, kecuali aku, salma dan Imma yang kukuh nunggu di UNHAS
Nunggu Rongg

Dimana jemputannya oiiiii????


 Molor...molor....rencananya jam 5 dah GO, Eh....jam 8 baru merayap tinggalkan kota Makassar. Jam sebelas malam, sampai di kota Malino, tapi sejam kemudian baru bisa enjoy di kasur, soalnya rumah kediaman keluarga Imma yang rencana bakal kami tempati tak 'terpetakan' di otak Imma sendiri, alias dia cuma bermodalkan nama sepupunya dan sedikit kisi-kisi jalur ke rumahnya. Berbekal muka tebal, kami minta bantuan ke penduduk setempat, padahal sudah larut malam ding...Wuihhh makasih ya untuk om - om dan tante-tante di Malino.

Paginya, kami langsung susun strategi, nanya sama empunya rumah lokasi wisata terdekat dari rumah kediaman. Efektifkan waktu dan Goooo..... Waktunya gambar yang berbicara^_^
Isi lambung sebelum berkelana^^

Air terjun Takapala
Add caption
Mendadak jadi ibu dan pak tani^^
Wisata Pohon Pinus

Berjemur di sela pohon pinus. Eh????
Ka merah si kuda sabar
Maen Kuda2an^^
Gorengan...gorengan.....
Pasar Tradisional Malino...Hunting ole2

Waktunya pulangggg......next trip kita reunian lagi ya
 Makasih buat Allah yang menciptakan ruang alam yang indah di kawasan Makassar, makasih...buat temen-teman yang udah mau bertemu setelah lama tak tukeran kabar, minal aidin walfaizin ya...mohon maaf lahir batin...happy Adha teman2^_^
Malino Read More

Selasa, 16 Oktober 2012

Kodingareng Keke

Kodingareng Keke, adalah salah satu pulau kecil dari beberapa gugusan pulau ‘cantik dan unik’ di wilayah perairan Makassar. berjarak sekitar 14 km dari kota Makassar. Pulau Kodingareng Keke ini tidak berpenghuni, salah satu alasan, kenapa kami nekat berangkat kesana dengan label ‘perempuan’. 11 orang yang ikut, semuanya perempuan, dan semuanya tidak pandai berenang, kecuali Nur dan Ai (aku belum sempat tanya mereka)^^ adalah pengen bebas lepas merasakan air yang kabarnya jernih nan menggoda di sekitaran pulau itu, bahkan Samalona kalah. Kodingareng keke..., damai bersemayam di pulau itu^^

Awalnya kami janjian, pukul 07.00 pagi, udah ngumpul di dermaga kayu bangkoa. Aku  sip sip saja, eh ternyata besoknya ngaret, termasuk aku. Yang ‘ontime’ kayaknya cuma Kak Yuni dan Kak Nunu. Alhasil kami berangkat dari dermaga setelah diskusi alot dengan si empunya speed, semuanya pasang aksi jurus tawar menawar, dari harga 500/perahu akhirnya dituruni jadi 400 ribu. Saya baru tau, kalo kak Pipi, kak Yuni dan Nhamy jago menawar.
"Pak, tadinya kami siapkan budget 50000 kesana/kepala...eh ternyata sewanya mahal, bagaimana kami pulang nantinya" 
kurang lebih begitu jurus gombalannya kak Pipi, wkwkwkwkw
Akhirnya tawar menawar berakhir dan kamipun siap berlayar ke Kodingareng Keke (eitt perahu kami tak berlayar, jadi??). Kami menyewa 2 perahu, dan kami iyakan saja...toh kami juga takut kalo perahu overload dan dianatara kami tidak ada yang pandai berenang. Jadinya di perahu pertama diisi Abel, Kak Pipi (katanya mereka berdua nda bisa pisah wkwkwk), Awa, Namy dan Athifah. Trus perahu kedua diisi, Uty (eh, aku maksudnya^^), Ratih, Kak Yuni dan dua orang yang diseret kak Yuni ke perjalanan kami, namanya Ai dan Nur.Salam kenal kaka^___^

 Pasir putih, air jernih, udara bersih nan membakar, pemandangan legit adalah hal yang pertama kali kusimpulkan ketika perahu kami menepi di Kodingareng Keke. 

kenalan dulu yeee sama personilnya^^
yg sempet saltum dengan alas kakinya_mbak Ratih :P

K' Nunu, Ai, Nur



Isi bahan bakar di pulau Lae-lae dulu yee
Samalona tampak depan
Ye ye ye akhirnya sampai di Kodingareng Keke^^
Ayo..ayo...cari pohon dulu...
Akhirnya dapat pohon, waktunya makan......
Selesai makan, kita pose di pasir putih dulu akh...
Main kereta api di pasir puih juga boleh kok kaka
BLOOFERS di pasir putih
Lanjut ke dermaga rongg
Foto cover album bloofers makassar^^
Apa itu???Apa itu???Heiiiiii
Bergosip di dermaga juga boleeeee
Abis maen dermaga,...nyemplung nyok!!!
ini gaya berenang pesisir....KAMI AHLINYA^^
Maka untuk kloter kedua ding....yang baju pink paling rakus #hushhh
Pas asik renang..ada nelayan mampir,...numpang pose deket perahunya dong Pak!!

Selesai makan kloter kedua, pose lagi ding, wuihhhh kulit sudah eksotis #NARSIS ALL ITEM
PULANGGGGG........

Perjalanan pulang......ROmantisnyaaaa

Siap antar jemput, perahu 'KAMI'
Bye-bye Kodingareng Keke
Makasih untuk Allah SWT yang sudah menciptakan kodingareng keke, makasih untuk bloofers mania yang berbagi waktu dan senyuman, next time kita adventure kemana lagi. EAAAAAAA

Kodingareng Keke Read More

Jumat, 12 Oktober 2012

Srikaya Biskuit^^

Kue ini adalah kue bersejarah buatku. Waktu masih duduk di kelas 3 SD aku sudah bisa sendiri meracik kue ini. Resep kue simple dari saudara Ibu di Barru. Kalo aku saja yang dulu masih kelas 3 SD bisa buat, nagh pasti yang udah tua – tua keladi bisa ikutan racik^____^.

Namanya kue srikaya biscuit. Aku tidak tahu filosofi pengambilan nama dari kue ini, toh bahan dasarnya pun tidak pake buah srikaya. Pas aku tanya ke tante, si tante ngomong “Memang begitu kok nak namanya, dari dulu” Wuihhhhh…wes, nda penting nama…yang penting skarang kita belajar bongkar memori masa kecil, nyok ngeracik…..

Bahan:
Biskuit pyramid atau biskuit marie susu 1 bungkus, haluskan.
Gula merah 300gram, iris halus (kalau senang yang manis, boleh kok ditambah^^),
Susu kental manis putih 100gram
Santan 200 gram
Telur 3 buah
Soda kue (secukupnya)

Cara membuat:
Kocok gula merah, telur, soda kue. Tambahkan santan, susu dan biskuit pyramid, kocok. Setelah semua adonan telah tercampur merata, waktunya mengukus^^.
Nagh..usahakan saat mengukus, kukusan yang dilapisi kain tipis, agar bintik2 air yang melekat di tutup panci tidak jatuh ke kue, ini bakal bikin tekstur kue keliatan nda lembut^^
Trus ingat juga, saat mengukus kue. Loyang kue kudu dilapisi plastic kue supaya kuenya nda lengket
Selamat mencoba^^

NB: untuk bagian permukaan boleh ditambahkan ceres atau choco chips, tapi sayang pas aku ngeracik nih kue. Ceres di rumah ngumpet di negri entah berantah^^. Eh eh..kuenya, mantap kalo di makan pas dingin lho



Srikaya Biskuit^^ Read More

Jumat, 05 Oktober 2012

kue pelita a.k kue perahu


Namanya kue pelita, resep dari saudara Ibu yang kebetulan datang bertandang ke rumah. Tapi sekilas bentuknya seperti bakul, makanya aku lebih senang menyebutnya kue perahu^^
Bahan bungkusan: daun pandan besar atau daun suji, cuci, lap dan keringkan.balik daun dan lipat menjadi bentuk kotak, sematkan lidi kecil atau staples sbagai perekat.

Bahan:
Tepung terigu 100gram
Gula pasir 250gram
Santan kelapa (dari 1buah kelapa)
Kentang 1/2 kg
Telur 5 butir
Nangka 100 gram (sesuai selera),
Kelapa muda 1 buah
Pasta pandan (secukupnya)
Tepung maizena 2 sendok makan
Soda kue (secukupnya)
Garam (secukupnya)

Kocok gula pasir, tepung maizena, soda kue, telur dan santan. Kemudian adonan di bagi 2.

Lapisan 1: Kukus kentang lalu haluskan. Nangka potong kecil-kecil. Kemudian campurkan kentang yang telah dihaluskan dan potongan nangka dengan adonan. Tambahkan pasta pandan

Lapisan 2: Campurkan adonan dengan tepung terigu tambahkan sedikit garam, kocok hingga rata, tambahkan dengan potongan kelapa muda.

Tuangkan lapisan pertama ke dalam perahu pandan, kukus selama 10 menit. Kemudian tambahkan lapisan kedua dan kukus hingga matang (sekitar 10 menit)

adonan lapisan 1 dan 2 (pasta pandannya boleh kok diganti sesuai selera)
lapisan 1 dan lapisan 2 setelah dimasukkan ke perahu^_^

TARAAAA....slamat menikmati kakak^^
*nikmati dalam keadaan dingin^^
sampai ketemu di resep iseng berikutnya (pasang aksi ala chef:-):-))
kue pelita a.k kue perahu Read More